TURUN DAN TERLIBAT LANGSUNG KE AKAR PERMASALAHAN, MAKA KAU AKAN MELIHAT DUNIA

Kamis, 01 Agustus 2013

SEJARAH DESA SERIGENI

SEJARAH SINGKAT DESA SERIGENI 
provinsi: sumatera selatan, kabupaten: ogan komering ilir, kecamatan: kayuagung

(BY) Sumber : Tomas Desa

Pada zaman dang-ai ni hidop-lah uwang bujang belagak, die tinggal dewek-an dengan negakkan bagan bambu tempat die tinggal dan tidok di tengah-tengah ume atau lebak. Gawe-nye se-ai-ai bekarang dan nyakau ikan, selaen untuk laok makan, die juge ngaweke-nye dengan buat ikan jadi tahan lame yang dijadike-nye balor dan salai.

Karene gawe die galak buat ikan salai atau buat perapian/pondokan uwang duson jolok’i bujang ini dengan name “GENI” yang arti-nye api.

Suatu ketika die nak pegi ngenjok kerie atau kepala dusun ikan bulean-nye saat bekarang. Ditengah jalan berperapakan dengan uwang gades yang rajen, cinde dan elok serta rupa sang gadis ini berseri-seri saat dipandang. Kerne itu gades ini dipantou uwang duson dengan name “SRI” selain rupa sang gades yang berseri-seri gades ini juge galak ngerewangi uwang tue-nye ngerencam dan be-ume.

Alkisah usut punye usut sang gades ternyate anak kerie setempat, dengan bepatok-an pepatah uwang duson ‘sambel negok aek’ sambi bawe ikan hasil die bekarang maka si bujang ngomongke kendak atinye dengan kerie bahwe nak ngerasani gades yang bername Sri yang bertempat tinggal didoson itu.

Nyelek gelagat dan gawean bujang (Geni) ini kerie menyetujui dan mengizinke bujang (Geni) kawen dengan gades (Sri) yang tak laen anak die dewek. Sejak bujang (Geni) dan gades (Sri) kawen dan hidop berumah tangge mereka berduwe hidop dengan rokon, damai dan bahagie di duson sebelah ilew, tepat-nye di tengah-tengah duson dengan mate pancarian bekarang dan be-ume. Selain itu juge tempat dimane bujang (Geni) dan gades (Sri) ini tinggal diname-ke uwang duson “sri begani” yang arti-nye tempat tinggal SRI dan GENI. Ketika kehidupan terus berlangsung dan uwang tinggal makin banyak disekitar si-bujang dan si-gades ini maka pada zaman itu tempat “SRI BEGANI” dirubah menjadi “SERIGENI” dan sekarang nama Serigeni masih melekat dan tetap menjadi nama sebuah tempat atau desa Serigeni yang kebetulan seiring maju-ny zaman saat ini desa Serigeni berada di Kecamatan “KAYU AGUNG” Kabupaten Ogan Kombering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan (SUMSEL) Negara Indonesia bagian Asia.


Pada saat undang-undang marga yaitu pemerintahan marga, warga Serigeni merupakan garis keturunan Marga Teloko, dan yang mengatur pemerintahan marga disebut Pesirah.
Marga Teloko Saat ini Meliputi 7 Desa Yaitu : 
(Arisan Buntal, Tanjung Lubuk, Serigeni Lama, Serigeni Baru, Tanjung Serang, Teloko dan Tanjung Menang) Susunan Pemimpin Marga dan Desa
1.Depati Hadji Dendam.
2.Pangeran Mahadam.

3.Pasirah Deris.
4.Depati Said.
5.Pasirah Sukri.
6.Pasirah Hanafiah.

7.Damiri Mahadam.
8.Samaru.

9.A.Kong.
10.Mujahit.
11.Taufik.
12. Abdulah Kadir.