TURUN DAN TERLIBAT LANGSUNG KE AKAR PERMASALAHAN, MAKA KAU AKAN MELIHAT DUNIA

Senin, 17 Juni 2013

PUISI (PELANGI DIMATAMU)


Dingin ny malam bersama angin bertiup menghampiri
Mendengar lantunan lagu yang dinyayikan
Memandang sungai bagaikan keindahan dunia mendekat
Berdua kita rasakan musik-musik jalanan kian menghampiri
Bersama pedangan mie tek-tek suasana berubah sejuk

Langit mendung bintang-bintang tersenyum melihat mu
Aliran sungai memandang ombak yang datang ketika perahu ketek melintas
Bersamamu Pelangi itu indah dimata mu
Bersama roda besi hujan turun membasahi jiwa
Hari esok kau dan aku terus bersama melewati kesunyian
Hari ini ku tetap menulis nama mu disisi ku

(BY) Palembang, 15-juni-2013

PUISI (PEMUDA DESA)




(PEMUDA DESA)

Ku lahir di Bawah Matahari Senja

Terdengar ditelinga Seruan Adzan

Tertulis sebuah nama Desa SERIGENI

Engkau berjalan kearah angin sang Surya

Bernaung diatas Pasir


Pertarungan dalam perebutan sebuah kursi menjadi impian

Kau tersenyum dan berlari diantara Pemuda

Sawah, kebun, tergeletak diantara hamparan Lahan yang luas

Kau masih berjalan diatas pasir

Kau ingin hari esok tercipta ciri khas yang akan terbangun dari tidurnya

Dengan sehelai kertas akankah dirimu berlari diantara pasir yang ada


Teriaklah yang lantang karna nanti kau gak akan diam

Bebaskan semua ketakutan

Karna esok engkau diujung tombak

Nama mu menjadi sebuah Mahkota

Dengan kearipan Lokal yang ada kau pertahankan nilai desa

Bersama tidur mu kau terbangun dari kesunyian.  (BY)