
Jumat, 16 November 2012
BULAN HITAM MENYELIMUTI KETAKUTAN

Karna bumi dan api akan berontak Jika tiada air sungai yang mengalir
PUISI (AKASIA)
Suara jangkrik dan mesin menjadi penerang
Hidup diselimuti dingin yang menjadi sunyi dengan hamparan akasia yang mengepung belengguh ketakutan......
Panas menjadi keringat dan menyerah
Kaki terus melangkah dalam suka dan duka
Keserakahan dimamfaatkan dalam akasia
Awan berubah indah......
Tapi akasia masih menyarah dan semut-semut merah tetap melangkah sampai keinginannya terpenuhi
Jurang dan tompak ikut berlari jika akasia mencoba melangkah
Kekompakan yang satu bisa merobohkan patung-patung penghalang
Air mata dan keringat yang suci menjadi DO'A akan kemenangan
Dengan kesabaran.....
Kini akasia hanya sebuah kenangan yang mengelupas kulit kering matahari
Selaro Berseri 15 November 2012
BOKIEZ ADILL TEGAS
Langganan:
Postingan (Atom)
Home