Jurnal Taman Kata,
Mahasiswa Hijau Indonesia.
Tetesan air mengalir dari dedaunan bambu, bambu kecil berkata ketika rantingnya dihembus angin.
Ada seorang pria berjalan menghampiri, sebagai seorang penduduk lokal dan pemilik lebak dan bambu yang ruasnya menunjuk arah matahari. Hewan-hewan ternak diikat dengan sehelai tali rerumputan yang terhimpit lumpur dikuasai Sapi coklat yang menarik seekor Burung putih disampingnya.
Ada gubuk tempat duduk dalam sebuah sawah yang tanahnya sudah mengeras dan hampir retak, tapi bambu hitam tetap berdiri tegak dengan tanah yang subur berduri diantara kegatalan.
Nyamuk dan hamparan rasa dingin mengentalkan kenangan yang terdalam, dan setelah semua merasa sempurna kita ucapkan selamat datang dan bergabung dengan kami Mahasiswa Hijau Indonesia untuk angkatan ke 6 (enam) pada recruitmen pelatihan MHI palembang di kecamatan gandus.
Berdiri tegak hamparan pohon bambu hijau memberi kesejukan pada malam hari yang erat dengan kekeluargaan yang terlewati saat tes mental dan ideologi.
Satu bambu kuning memberi keindahan suasana dalam potret mata, terasa enerjik saat sepi tiba akan membawa erotis semata berdiri diantara bambu hijau. Beralas tikar dan beratap langgit generasi hijau tidur dg kebersamaan dan ketika senja tiba rasa letih bosan menemani rasa ngantuk, kopi tiba dan dilanjutkan dengan menganalisa dunia betapa beruntungnya bayi kecil yang polos memandang dunia.
GENERASI HIJAU TETAP BERJALAN WALAU KEFUTURAN ITU FUTUR MENDEKATINYA. Ayo bangun jiwa muda yang kompeten (BY)
Bersatu, Bersarekat, Berlawan..
(Gandus, 2013)
Home