TURUN DAN TERLIBAT LANGSUNG KE AKAR PERMASALAHAN, MAKA KAU AKAN MELIHAT DUNIA

Rabu, 03 Juli 2013

Palembang SUMSEL


Ketika semua orang berlomba menjadi yang terbaik.
Disisi lain ribuan semut mencari makan dijalanan dan dihutan
Ketika budaya hampir punah dengan tren moderendlisasi yang disenangi kaum generasi
Orang-orang megejar mencari makna diantara nama-nama yang lahir
 


Topeng kaki melangkah tertutupi dengan bangunan langit
Sebuah kata menjadi indah saat peluang disalahgunakan dalam arti lapangan kerja
Anak-anak berhamburan diparleman jalanan berlari bersama keringat mencari logam tukar
Ibu rumah tangga mencari kayu bakar demi bahan bakar yang tak mampu bakar
Pedagang mencoba merayu untuk meloncatkan dangangannya
Petani mencari buah dari dalam hutan yang rimba
Buruh sedunia menjerit di mimpi mencoba menaikan upah ny
Sedangkan para perlomba masih mencari nama disisi kreatifitas

Dahulu ketika para Raja dan Pangeran mereka menaiki kuda yang berkaki empat
Zaman moderen para penguasa duduk manis dalam roda besi yang menjerit

Ketika hujan tiba rasa dingin berkuasa dan menjajah diri
Yang baik dan aktif pasti diburu dan dilemahkan
Yang bungkam dan sapi dirantai hidungnya ketika awam
Ketika panas siang hari Keringat yang menjajah tubuh saat kaki berhenti melangkah
Kaum generasi dikuasai oleh para kerajaan tetangga
Yang aktif memadati hiburan, jalanan, dan keramaian

Berbagilah sesama mahlukmu yang terdekat mata
Berbagilah bersama-sama dalam menjaga budaya
Berjalan sama-sama karna semua orang itu guru
Dimana kaki melangkah akan menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk hari esok
Belajar bersama-sama berjalan diatas pasir karna setiap kehidupan itu berbeda sifat
Kita coba gunakan 20 jari dalam berbicara baik dalam kehidupan abadi
Satu tindakan mu untuk orang banyak akan membawa Palembang SUMSEL menjadi panduan dunia. (BY)